Digital Heritage

Piagam UNESCO mendefinisikan digital heritage adalah kebudayaan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan sumber-sumber administratif, baik aspek teknis, legal, medis dan segala jenis informasi yang diciptakan secara digital, atau yang dikonversikan pada bentuk digital dari sumber-sumber analog yang ada.

Digitalisasi warisan kebudayaan memiliki fungsi agar dapat memberikan akses permanen terhadap segala berbagai macam warisan budaya, mulai dari karya seni, sastra, kuliner dan bentuk-bentuk kebudayaan lainnya.

Candi Jago

Menurut kitab Negarakertagama pupuh 41:4 dan Pararaton, nama Candi Jago sebenarnya berasal dari kata “Jajaghu“, yang didirikan pada masa Kerajaan Singhasari pada abad ke-13. Jajaghu, yang artinya adalah ‘keagungan‘, merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut tempat suci.

Candi ini berlokasi di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan TumpangKabupaten Malang, Jawa Timur atau sekitar 22 km dari Kota Malang, pada koordinat 8°0′20.81″S 112°45′50.82″E.

Candi Jago
Candi ini berlokasi di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Relief Candi Jago
Potongan Relief Mahabharata di Candi Jago
Relief Candi Jago
Potongan Relief di Candi Jago
Arca Candi Jago
Potongan Arca di Candi Jago
Previous
Next
Candi Jago

Kerjaan Majapahit
Jawa Timur

Candi Gayatri

Kerjaan Majapahit
Jawa Timur

Candi Jago

Kerjaan Majapahit
Jawa Timur

Candi Kidal

Kerjaan Majapahit
Jawa Timur

Candi Badut

Kerjaan Majapahit
Jawa Timur

Candi Singahasari

Kerjaan Majapahit
Jawa Timur

Candi Sewu

Kerjaan Majapahit
Jawa Timur

Candi Kalasan

Kerjaan Majapahit
Jawa Timur

Candi Pawon

Kerjaan Majapahit
Jawa Timur

Supporting

Penyelenggaran program website ini merupakan salah satu program dan di dukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Program (FBK) Fasilitasi Bidang Kebudayaan adalah salah satu upaya Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewujudkan strategi pemajuan kebudayaan. Fasilitasi Bidang Kebudayaan adalah salah satu upaya Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewujudkan strategi pemajuan kebudayaan. 

What People Say About History

“There are people in every time and every land who want to stop history in its tracks. They fear the future, mistrust the present, and invoke the security of a comfortable past which, in fact, never existed.” — 

Robert Kennedy
Scroll to Top